Pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik di balai Desa Tanjungkenongo (Foto: Tim KKN BBK 5)
Pacet, Mojokerto – Mahasiswa Universitas Airlangga dari program Belajar Bersama Komunitas (BBK) mengadakan kegiatan bertema “EcoGrow: Pupuk Organik dari Minyak Jelantah untuk Lingkungan Sehat” di Balai Desa Tanjungkenongo, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Minggu (12/1/2025). Kegiatan ini bertujuan mengedukasi warga desa tentang cara mengolah minyak jelantah menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan hasil pertanian.
Puluhan warga, termasuk para petani, menghadiri kegiatan ini dengan antusias. Acara diawali dengan penjelasan mengenai dampak buruk yang ditimbulkan oleh pembuangan minyak jelantah sembarangan, seperti pencemaran tanah dan air. Mahasiswa BBK memperkenalkan proses sederhana untuk mengolah minyak jelantah menjadi pupuk organik cair menggunakan bahan seperti bioaktivator EM4, molase, bekatul, dan air. Dengan metode fermentasi, bahan-bahan tersebut menghasilkan pupuk yang efektif meningkatkan kesuburan tanah secara alami.
Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama adalah sosialisasi tentang biofertilizer, yang mencakup pengenalan manfaat dan fungsinya bagi kesuburan tanah. Sebagai bentuk dukungan terhadap praktik pertanian ramah lingkungan, mahasiswa juga membagikan biofertilizer kepada warga. Sesi kedua berisi praktik langsung pembuatan pupuk cair dari minyak jelantah. Warga diberi kesempatan untuk mencoba prosesnya, dan pupuk yang dihasilkan selama sesi ini diberikan kepada peserta untuk digunakan di kebun mereka.
Sebagai bagian dari program EcoGrow, kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mempromosikan praktik bertani yang lebih berkelanjutan. Dengan menggunakan bahan alami seperti minyak jelantah, warga didorong untuk beralih ke metode pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Program ini juga menjadi langkah awal menciptakan gerakan pertanian berkelanjutan di Desa Tanjungkenongo. Melalui penerapan pupuk organik yang telah dibuat, masyarakat diharapkan dapat melihat sendiri dampaknya terhadap produktivitas kebun mereka. EcoGrow diharapkan memberikan manfaat ganda, yaitu mendukung keseimbangan ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Kontributor: Adi Alghulam Takyan